Jumat, 16 November 2012

IPA SD: Ketergantungan Makhluk Hidup dengan Lingkungan


Makhluk hidup memiliki ketergantungan terhadap makhluk hidup lain. Makhluk hidup tidak dapat hidup sendiri. Setiap makhluk hidup membutuhkan makhluk lain dalam kehidupannya. Oleh karena itu, terjadilah hubungan antara makhluk hidup satu dengan makhluk hidup lain yang disebut simbiosis.
Simbiosis adalah hubungan yang terjadi antara makhluk hidup satu dengan makhluk hidup lainya. Simbiosis dapat dibagi menjadi tiga macam yaitu simbiosis mutualisme, simbiosis komensalisme, dan simbiosis parasitisme. Selain ketiga simbiosis tersebut, di dalam kehidupan makhluk hidup juga terjadi hubungan saling memangsa atau predasi. Hewan yang memburu disebut predator, sedangkan hewan yang diburu disebut mangsa.
Simbiosis mutualisme adalah hubungan yang saling menguntungkan antar makhluk hidup. Contohnya adalah simbiosis mutualisme antara kupu-kupu dengan bunga. Kupu-kupu mendapatkan sari bunga (nektar) untuk makanannya, sedangkan bunga mendapat keuntungan yaitu bisa melakukan penyerbukan dengan bantuan kupu-kupu tersebut. Contoh simbiosis mutualisme yang lain misalnya antara kerbau dengan burung jalak, lebah madu dengan bunga, tanaman kacang tanah dengan bakteri Nitrosomonas.
Simbiosis komensalisme adalah hubungan antara makhluk hidup, dimana yang satu diuntungkan sedangkan yang satunya tidak diuntungkan dan tidak dirugikan.  Contoh simbiosis komensalisme adalah antara anemon laut dengan ikan badut. Ikan badut mendapat keuntungan yaitu dapat bersembunyi diantara anemon laut sehingga tidak bisa terlihat oleh ikan lain yang akan memangsanya. Contoh simbiosis komensalisme yang lain misalnya antara anggrek dengan pohon yang ditumpanginya, dan antara ikan hiu dengan ikan remora.
Simbiosis parasitisme adalah hubungan antar makhluk hidup, dimana yang satu diuntungkan sedang yang satunya dirugikan. Contoh simbiosis parasitisme adalah antara benalu dengan tumbuhan yang ditumpanginya. Benalu mendapatkan makanan dari tumbuhan tersebut, sedangkan tumbuhan dirugikan karena nutrisinya diserap oleh benalu.
Hubungan antar makhluk hidup tidak hanya terhenti sampai di sini saja, tetapi masih ada hubungan melalui rantai makanan, jaring-jaring makanan, hubungan makhluk hidup dengan lingkungan sekitarnya, dan lain sebagainya. Untuk lebih lengkap mengenai materi “Ketergantungan Makhluk Hidup dengan Lingkungan” silahkan download gratis materi tersebut dengan cara klik link dibawah ini:

Reaksi:

0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Facebook Themes